CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Kamis, 17 Juli 2008

JERUK YANG TIDAK BISA MASUK SUPERMARKET







Kisah jeruk2 lokal.
Tgl 5 Juli kemarin keluarga kami di undang untuk reuni teman2 suami di Batu. Nah .....pas sampai Malang sepanjang jalan terjejer buah buah yang dijajakan baik dengan mobil terbuka maupun tenda. Sepanjang jalan buah2 tersebut banyak di dominasi buah jeruk lokal yang berwarna kuning menggoda. Apalagi waktu kita melewati pasar Dinoyo...jeruk2 itu semakin menggoda..tetapi ya itu....suami tidak mau berhenti karena memang jalannya macet.
Pulang dari reuni kami mampir ke pusat perbelanjaan dimalang yang cukup terkenal namannya MATOS...wah dalam hati saya berfikir kalau saya akan mendapatkan jeruk2 kuning yang menggoda tadi. Setelah masuk apa yah....supermarket yang gedhe n komplit katanya(lupa namanya dan takut di kira pesan sponsor he..he...) langsung ke bagian buah2an, kok jeruk2 seperti yang di atas tidak ada,yang ada hanya jeruk2 import seperti jeruk lokam dari China, jeruk Thailand dll...wah kecewa nih....aneh ya lokasi supermarket ada di Indonesia tetapi yang di jual produk2 luar negeri. Kalau sudah begini yang keblinger...pemilik supermarket,pemerintah, petani buah atau memang masyarakat kita yang sok luar negeri negerian....
Malam hari kita makan di Waroung steak di jalan soekarno Hatta...dan di depan seberang jalan warung tersebut berjejer jeruk2 lokal yang saya inginkan. Tanpa banyak cing cong saya menghampiri penjual jeruk dan menanyakan harga2nya, yang lebih mencengangkan adalah harga2 jeruk tersebut jauh di bawah harga supermarket yaitu paling kecil per Kg Rp. 6.000,- dan super seperti gambar Rp.9.000,- dengan sedikit menawar kata sepakat harga dapat Rp. 8.500,-. Padahal jeruk2 yang ada di supermarket harganya rata2 di atas Rp. 12.500,- per Kgnya. Hal ini sungguh ironis, siapa yang disalahkan karena kalau dilihat tampilannya tidak kalah dengan jeruk lokal dan yang penting rasanya sangat muani...ss.
Sekarang yang perlu ditanyakan kenapa produk2 lokal yang bagus juga sulit menembus supermarket, atau memang para petani yang belum tahu cara2 untuk menembus pasar supermarket.....wah...wah...jadi bingung....yang paling enak ya ...makan jeruknya aja.....


0 komentar: